Membeli tanah kavling untuk membangun rumah impian adalah langkah besar yang perlu perencanaan matang. Tanpa riset dan persiapan yang baik, Anda bisa menghadapi banyak risiko, mulai dari masalah legalitas hingga akses jalan yang buruk.
Langkah pertama adalah memilih lokasi strategis. Pastikan tanah kavling berada di area yang mudah diakses, dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan rumah sakit. Jangan lupa cek rencana tata ruang daerah untuk memastikan peruntukan tanah sesuai perumahan.
Legalitas adalah faktor krusial. Tanah kavling harus memiliki sertifikat SHM atas nama penjual. Hindari tanah yang statusnya girik atau hanya memiliki AJB, karena bisa menyulitkan proses balik nama atau bahkan mengandung risiko sengketa.
Periksa juga infrastruktur pendukung seperti jaringan listrik, air bersih, dan saluran pembuangan. Tanah kavling tanpa infrastruktur akan menyulitkan Anda saat membangun rumah nanti, bahkan bisa menambah biaya yang tak terduga.
Tanyakan apakah kavling tersebut sudah termasuk IMB kolektif dari developer. Jika belum, Anda harus mengurus sendiri IMB ketika membangun rumah, yang bisa cukup rumit dan memakan waktu.
Dengan memperhatikan aspek lokasi, legalitas, dan fasilitas pendukung, Anda bisa membeli tanah kavling dengan percaya diri dan mulai merancang rumah impian sesuai kebutuhan keluarga.

